Our Artisanal Process
Experience the rhythmic dance between tradition and time. Dari tanah Jawa sampai ke meja makan Anda, inilah perjalanan 48 jam satu balok Tempe Arofah.
Selection of Organic Soybeans
Kami memilih kedelai non-GMO terbaik dari petani lokal Bondowoso, lalu memeriksa ukuran, warna, dan integritasnya agar fermentasi tetap seragam.
Traditional Washing & Soaking
Biji dicuci tiga kali dengan air pegunungan dan direndam selama 12 jam agar lingkungan mikroba alami terbentuk dengan baik.
Natural Inoculation (Ragi)
Setelah dimasak dan didinginkan, kedelai dibalur ragi warisan keluarga Arofah untuk memulai transformasi alami tanpa aditif.
- check_circle Traditional Rhizopus Oligosporus
- check_circle Zero Additives or Fillers
The 48-Hour Slow Fermentation
Selama 48 jam, tempe beristirahat dalam ruang fermentasi terkontrol agar mycelium menenun kacang menjadi tekstur padat, gurih, dan mudah dicerna.
Traditional Banana Leaf Wrapping
Kami menolak plastik. Setiap balok tempe dibungkus manual dengan daun pisang segar agar lebih ramah lingkungan sekaligus menghadirkan aroma khas.
Eco-Friendly Packaging
100% biodegradable dan compostable untuk proses yang lebih berkelanjutan.
Enhanced Aroma
Natural polyphenols dari daun membantu memperkaya aroma dan karakter rasa.
Taste the Heritage
Discover why Tempe Arofah has been the standard of excellence in Bondowoso for decades.